Makanan Kita Hanya Motivasi


Diksi ini terlintas begitu saja setelah ibadah Jumat berlalu. Motivasi secara harfiah memiliki makna, dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu (KBBI). Jika melihat secara semantik, pilihan kata ini sangat penting bagi kita yang notabene manusia. Mungkin dibenak anda akan bertanya-tanya, mengapa begitu penting sebuah motivasi?

Saya akan sedikit menjabarkan. Menurut saya motivasi adalah makanan pokok yang sesungguhnya bagi kita, selain makanan primer. Dari sisi mana motivasi menjadi makanan pokok kita? Dengan kita menikmati motivasi, jiwa kita akan bergejolak, masuk kealam bawah sadar, merubah beberapa prinsip, bersemangat menghadapi impian, dan melangkah lebih jauh dari hari ini.

Sadarkah dengan uraian saya diatas? Jika masih bertanya, berarti saya harus lebih dalam menjabarkan. Saya memiliki sedikit cerita. Beberapa tahun yang lalu, saya mengikuti sebuah pelatihan yang merubah pola pikir saya sampai ke akar-akarnya. Memang benar, pelatihan tersebut sangat merubah hidup saya. Biarpun sebagian orang akan menganggap hal itu bukan pelatihan, tapi menipu orang. Tetapi buat saya, ini hanyalah masalah cara pandang yang salah. MLM atau Multi Level Marketing adalah pelatihan yang saya maksud. Saya akan tetap menganggap bahwa MLM yang saya ikuti adalah sebuah pelatihan terhadap hidup. Saya juga tidak percaya mengapa bisa sampai mendengarkan orang lain menceramahi saya dengan kata-kata maut mereka, yang ada dikepala saya pada waktu itu adalah berusaha berpikir sepositif mungkin dalam menerima informasi.

Dan memang benar, kita lewatkan soal MLM –nya, kita lanjut pada motiavasi. Selama belajar dan terus belajar, saya mendapatkan banyak sekali ilmu dari pelatihan ini. Nah, salah satunya adalah motivasi. Jika anda memiliki sebuah impian,apa yang akan anda lakukan? Sudah pasti anda akan berusaha keras untuk  mewujudkan impian tersebut bukan? Tetapi, apakah anda tahu kalau sebagian besar manusia mungkin hanya 5% yang memiliki impian. Itu menurut pandangan saya ya. Kenapa saya bilang hanya 5%? Karena saya sering menantang teman-teman saya untuk menuliskan 10 impan mereka dalam waktu 5 menit. Alhasil bisa dihitung dengan jari yang bisa menuliskan 10 impian itu. Rata-rata mereka pusing sendiri dalam menjawab impian mereka. Kalau sudah begini, apa yang menjadi motivasi dalam menghadapi hidup? Hanya bernafas, sekolah, makan, minum, nongkrong, cari uang, belanja, dll? Tentu bukankan?

Hampir setiap hari saya mendapat motivasi dari teman-teman pelatihan. Dan sampai sekarang masih menempel dalam kepala saya “manusia itu makanannya Cuma motivasi, liat aja! Setiap dikasih motivasi, semangat mereka pasti menggebu-gebu.” Dan memang benar, saya tes lagi ke beberapa teman. Saya berikan berbagai motivasi terhadap apapun yang mereka kerjakan. Hasilnya mereka menjadi semangat menggebu-gebu. Dengan catatan, orang yang kita motivasi memiliki impian yang kuat  dan minimal memiliki semangat ingin berubah kearah yang lebih baik dalam hidupnya.

“Gagal + 1 = sukses”

“Masalah + 1 = sukses”

“sukses itu bukan hasilnya, sukses itu adalah perjalanannya”

“pecundang selalu bilang, ini BISA tapi SULIT. sedangkan pemenang selalu bilang, ini SULIT, tapi BISA”

Kalimat diatas selalu menemani hidup saya yang indah ini kemanapun dan dimanapun saya berada. Dan jangan kaget kalau menemukan lingkungan sekitar kita yang sangat negatif. Menurut pandangan saya, lingkungan sekitar kita (orang-orangnya) adalah sosok paling negatif yang akan membawa anda masuk kedalam zona-zona nyaman. Diam ditempat, tak bergerak. Nah, inilah sebabnya kenapa motivasi harus menjadi makanan kita. Dalam hitungan jam setelah kita mendapat motivasi dari siapapun, lingkungan kita akan bergerak dengan cepat menghilangkan motivasi itu dari hidup anda. Itulah yang terjadi.

Sesi tulisan kemana-meni sore ini, semoga bisa bermanfaat bagi kalian semua. Namanya juga baru belajar menulis, jadi bebaskanlah “kemana-meninya”. Tetap semangad dan selalu tersenyum.

13Mei2011 DwiPF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s