RAJAGNARUK yang KURANGAJAR !!!


Hanya ada satu kata buat Rajasinga, “SEGAN!” Kata ini tiba-tiba menjadi popular dikalangan metalhead di Indonesia, terutama Bandung yang menjadi kota tempat berdirinya band grindcore ini. Kata Segan selalu terucap disetiap gig, social media, dan lingkungan tersendiri lainnya disekitaran Rajasinga. Dukungan pun mengalir deras dari para penikmat musik grindcore, dari Bandung, Jakarta, hingga Malaysia semenjak album terbaru mereka release. SEGAN.

Band yang berdiri pada tahun 2004 ini, akhirnya mengeluarkan album terbarunya pada bulan Mei 2011 lalu, dan sudah menjalankan tur awal mereka pada bulan Mei – Juni 2011, Kota Kinabalu dan Kuala Lumpur, Malaysia. Sambutan hangat pun diberikan oleh para metalhead dinegeri seberang tersebut.

Dan dua minggu kebelakang, Kamis,14 Juli 2011, mereka menggelar Pesta Rilis Jakarta. Pesta tersebut dilaksanakan di Rossi Musik, Fatmawati. Sekitar 200 metalhead hadir dalam pesta tersebut. Pesta Rilis Jakarta, dibuka dengan beberapa lineup yang tak kalah gilanya; Gigantor, Kelelawar Malam dan Siksa Kubur. Yang penasaran dengan suasana Pesta Rilis Jakarta, silakan browsing saja.

Setelah dari Jakarta, minggu berikutnya giliran Bandung yang menjadi kota terakhir dari rangkaian launching album Rajagnaruk. Jumat, 22 Juli 2011, Reneo, Bandung, merupakan Pesta termeriah dan tersegan selama saya nonton Rajasinga. Suasana kekeluargaan antar metalhead terasa sekali. Semua yang hadir ikut berpesta dalam balutan tempo kencang. Stage diving, crowd sufing, moshing, circle pit, semua terjadi dalam pesta malam itu. Silakan cek juga suasana pesta tersebut, Pesta Rilis Bandung.

Membahas album ‘Rajagnaruk’. Menurut saya, yang notabene tidak terlalu paham dengan musik grindcore, saya sangat terkesima dengan album terbaru Rajasinga ini. Di album ini Rajasinga benar-benar memberikan sesuatu yang baru dalam musik grindcore. Dan mereka sering menyebutnya dengan ‘greencore’. Paduan antara, grindcore, trash, heavy metal, southern rock, dan blues ada dalam album Rajagnaruk. Tak apa lah, saya menulis dari kacamata saya saja tentang album ini dengan ilmu seadanya.

Saya mengikuti gerak mereka sejak album kedua mereka, Pandora (2007). Dimana dalam album Pandora, mereka masih menampakkan sisi emosi yang ada didiri mereka meluap tak terkendali. Aransemen dan lirik pada album Pandora terkesan gahar, coba simak ‘Pandora’, ‘Balada Sumanto’ dan ‘Tujah’. Tetapi dalam album Pandora mereka masih punya ‘Greencore’ yang membuat saya sedikit haedbang saat mendengarnya.

Kembali ke album Rajagnaruk, sebenarnya saya pernah mendengar beberapa kali materi album ini, tetapi saat itu, saya yang memang dekat dengan para personil sengaja tidak mau memperhatikan secara detail materinya. Saya bilang, mau dengar jika setelah proses mastering beres. Biar lebih puas dengarnya, itu yang ada dipikiran saya.

Terjang

Dan pertama kalinya mendengar album ini, saya benar-benar kaget dan terperangah, seperti dibawa keberbagai dunia musik keras dengan ritme-ritme yang mendadak berubah pada setiap part-nya. Dan yang terlintas dalam benak saya adalah ‘inilah release-an terbaik dari Rajasinga. Sayangnya saya tidak bisa mendeskripsikan satu persatu dengan peristilahan dalam bahasa musik keras. Haaaahaha…….

Single andalan dari album ini memang benar-benar Kurangajar! Sesuai dengan judulnya ‘Rajagnaruk’ atau jika dibaca terbalik menjadi Kurangajar, menempel terus dikepala saya. Lagu ini juga merupakan lagu ter-slow dalam album.  Dan Ini dia yang jadi jagoan saya di album Rajagnaruk; Anak Haram Ibukota, Dilarang Berbisa, Angkasa Murka, Good Shit 4 Good Friend, Kokang Batang, Rajagnaruk, Soundtrack Balap, N.A.D. Kush, Ujung Tombak, 99%THC1%Skill, Singa Lapar. Sepertinya hampir semua saya suka.

Dari bulan Mei 2011 sampai sekarang (Juli2011), playlist pada perangkat canggih saya masih terpampang album Rajagnaruk dari Rajasinga. Sulit bosan rasanya mendengarkan album ini. Hampir setiap pulang kerja, saya selalu memasang album Rajagnaruk, yang sangat cocok untuk kemacetan yang ada di hellcity ini (Jakarta).

Rajagnaruk adalah album yang luar biasa dari orang-orang yang terbaik dibidangnya. Musik mereka mewakili perilaku mereka. Lihat pada bagian belakang lirik dialbum Rajagnaruk. Ciri khas dari setiap personil Rajasinga bakal terlihat dalam setiap artwork yang mereka buat. Ketiga personil dari Rajasinga adalah seniman ‘gila’ yang mendalami bidangnya masing-masing. Jika penasaran, silakan saja cari tahu tentang mereka bertiga, Morrg (Grrom), Revan Bramadika dan Bimanjing.

260711, enough

Photo : Crushing Magz, Anhar Fuadi

DISCOGRAPHY:
2006 – “Killed by Rajasinga” Live Demo Album (Negrijuana Records)
2007 – “Pandora” Debut Full Album (Strain Eyes Productions)
2009 – “Nevergrind” Mini Album (Negrijuana Records)
2011 – “Rajagnaruk” 2nd Full Album (Negrijuana Records)

The GrindRockers are:
Morrg (Bark, 4 String)
Biman (Roar, 6 String)
Revan (Skins)

One thought on “RAJAGNARUK yang KURANGAJAR !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s