Oksigen Segar Buat Sahabat


Sepanjang perjalanan ini hanya geliat hati yang berkecamuk.

Langkahku masih terasa sangat berat, tujuan dari perjalanan yang aku tempuh masih berbaur dengan bau remuknya kota busuk tanpa oksigen.

Aku mau oksigenku!

Dengan dirinya aku bisa menikmati hidup ini tanpa harus berkelahi dengan oksigen lain.

Kesulitan menghirup sudah sering terjadi disekitar sini, apakah kalian tidak merasakan?

Setiap saat hanya memikirkan udara untuk diri sendiri tanpa akan memberikannya kepada para penerusmu.

Cobalah kau peka terhadap krongkongan dan paru-paru tetanggamu juga kakeknya.

Pola permainan seperti sekarang, bukan pola yang tepat untuk menarik oksigen bersih untuk tubuh kita, kalian, dan mereka.

Aku sedang berusaha, sahabat!

Buat sahabat terbaikku (Alm.) Norvan Pecandupagi

menulis 2006-2011

2 thoughts on “Oksigen Segar Buat Sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s