Konser Architecture In Helsinki Jakarta


Architecture In Helsinki. Nama ini sudah ada sekitar 7 tahun yang lalu di dalam benak saya. Alunan vokal pria dan wanita yang saling bergantian dalam aransemen disetiap albumnya, serta balutan harmonisasi nada antara digital dan analog membuat kuping ini menerimanya dengan lapang dada. Sebuah ungkapan yang rada’ berlebiihan dari saya yang memang sudah lama menunggu kedatangan  band asal Australia ini.

Sampai akhirnya, 10 maret 2012 kemarin, bertempat di Fairground Ex Bengkel Night Park, saya bisa juga menikmati perform mereka yang sungguh aduhai indahnya. NUBUZZ selaku promotor dengan didukung Beyond Productions sebagai pelaksana yang bertanggungjawab atas gigs tersebut.

Walaupun penonton yang datang malam itu tidak terlalu memadati kapastitas Fairgrond yang cukup luas. Secara keseluruhan, acara tersebut tergolong sukses. Karena hampir semua yang datang malam itu, merasakan atmosfir  Architecture In Helsinki. Sound yang maksimal, perform yang sangat atraktif, dan gerak penonton membuatnya menjadi pas.

Jika kembali kebelakang sejenak saat melihat salah satu video clip mereka yang bertajuk Heart It Races (album : Place Like This, 2007), ditambah lagi dengan 5 album mereka,  Fingers Crossed, 2003, In Case We Die, 2005, We Died, They Remixed, 2006Place Like This, 2007, dan Moment Bends, 2011. Mungkin bayangan pertama yang terbersit terhadap band ini akan mengarah pada kata ‘nyeleneh’. Dan Hal ini yang membuat saya semakin tertarik melihat seperti apa mereka jika ditonton live.

Malam itu, venue sudah mulai dipadati manusia sejak pukul 19.00. Banyak sosok-sosok yang wajahnya sudah tidak asing lagi dan selalu membawa kamera. Yap mereka adalah barisan pers yang akan meliput jalannya gigs. Saya sendiri sudah hadir sebelum jam tersebut. Padahal, jadwal pintu dibuka ternyata jam 20.00. Terpaksa saya harus sok eksis dan sedikit blah bloh dengan pada kondisi itu.

Setelah akhirnya bisa masuk ke venue, Bottlesmoker sudah siap dengan set mereka. Dan tidak lama kemudian, mereka mulai memainkan semua alat yang ada dihadapan. Kebetulan, ini juga kali pertama saya melihat Bottlesmoker. Menurut saya, mereka berdua keren. Sesuatu yang berbeda dari biasanya. Inovatif, cerdas, jujur dan antusias. Kesan itu yang langsung keluar, pertama kali melihat Bottlesmoker.

Lumayan menunggu lama setelah Bottlesmoker meninggalkan stage, akhirnya Architecture In Helsinki memulai memainkan intro Escape dari album keempat mereka, Moment Bends, 2011. Cameron Bird, Gus Franklin, Jamie Mildren, Sam Perry, dan Kellie Sutherland mulai mengajak tubuh ini bergerak seraya mengikuti irama mereka. Briliant.

Saya hanya bergumam, “Oh, ternyata suara-suara yang tidak biasa didengar ini, tercipta dengan lembut dari berbagai alat yang mereka gunakan di depan saya.” Hampir 2 jam lebih mereka membawa penonton ke dunia Architecture In Helsinki. Urutan lagunya pun, saya sudah tidak hafal, karena saya benar-benar menikmati pertunjukan mereka. Dan sampai akhirnya, lagu penutup malam itu adalah Heart It Races, semakin membuat saya yakin, band ini memang keren.

Semoga Ulasan gigs yang sangat buruk dari saya ini bisa menambah bahan bacaan saat sedang sadar mau pun tidak. Cheers. Akhirnya gak enak ya?😀

cukup, 16032012

One thought on “Konser Architecture In Helsinki Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s