Pilih Caleg Jangan Asal


Ini fotonya solopos.com

Ini fotonya solopos.com

Pada Tahun 2014 ini, Indonesia bakal punya satu perhelatan akbar. Dan semua orang pasti akan mulai ikut sibuk. Kata ‘semua’ disini tentu saja tidak 100% seluruh warga.

Pemilu 2014, pesta demokrasi lima tahun sekali yang sudah didepan mata. Tepat tanggal 9 April 2014 nanti, kita akan memilih pemimpin kita yang baru untuk lima tahun kedepan.

Siapa saja pemimpin yang akan kita pilih? Berikut ini adalah yang akan kita lakukan saat pemilihan nanti. Memilih Presiden, Caleg (Calon Legislatif) di DPR, dan DPD.

Semua ikut sibuk, termasuk kita? Sudah pasti!
Salah satu kesibukan kita nanti adalah, kita akan melihat wajah-wajah baru, entah siapa mereka berada disetiap sudut jalan. Mengganggu? Sudah pasti! Mengganggu keindahan sudut kota dan sudut desa diseluruh Indonesia.

Bukan cuma itu, yang saya pikirin. Kali ini kita harus benar-benar sibuk, sibuk untuk serius memilih siapa pemimpin kita nanti. Serius disini adalah bisa benar-benar memilah. Itu pesan saya!

Dan kali ini, saya sudah solat istikoroh untuk memutuskan ikut nyoblos di Pemilu 2014. I will do this with pride! Bahasanya so kece ye. Haaaa.

Saya bakal nyoblos dengan gaya saya pokoknya. Mungkin nanti, saya akan nyoblos sambil kayang. Atau mungkin dengan menari mengikuti gerakan JKT48. Pokoknya saya bakal masuk bilik suara dan nyoblos pake gaya. Titik.

Ini dia yang bakal saya lakuin sebelum saya memilih siapa orang yang pas untuk mewakili hati dan rakyat Indonesia. Haaa rakyat mana nih?

Oke, ini dia caranya:

– Saya akan cari tau siapa aja yang menjadi calegnya. Eh, sampai sekarang aja saya ga tau siapa aja calegnya? Bagaimana cara taunya? Oke meluncur ke www.kpdu.go.id buat cari tau.
– Walaupun Anda semua pasti pusing liat web itu, karena ada beberapa kolom dan nama-nama yang terlalu banyak. Tapi coba deh mulai short list per daerah pemilihan, biar makin pusing. Klik aja nih untuk DPR, sama link ini, buat DPD
– Setelah itu, saya akan mencari info dan memantau besarnya biaya kampanye seorang caleg yang sudah saya tentuin. Nah, ini saya belum nemu caranya. Kalau ada yang berbesar hati memberikan panduan mencarinya, silakan aja ya.
– Kalau ketiga cara ini sudah dijalani, proses selanjutnya, saya akan short list lagi, siapa orang yang yang benar-benar mewakili. Mewakili disini, harus yang terlihat kerja nyatanya, bukan sekedar NATO (Not Action Talk Only).
– Selama tiga bulan ini saya akan terus menggali semua informasi tentang apapun yang berbuhungan dengan Pemilu 2014, biar #Ngarti

Begitulah kira-kira cara saya dalam memilih nanti. Kalau ada yang kurang, mohon diberikan masukan dan saran.

Oh iya, menghadapi Pemilu 2014 yang tinggal hitungan bulan, ada hal lain yang harus kita pikirkan juga, yaitu, bagaimana sosialisasi kita ke orang-orang yang belum mengenal teknologi informasi digital.

Untuk yang satu ini, saya bakal menyosialisasikan perihal ini lewat orang terdekat, yaitu orang tua. Berikan info lengkap ke orang tua kita bagaimana caranya memilih wakil rakyat ini.
Jangan sampai kita tertipu dan salah pilih lagi!

“Menjadi wakil dari rakyat itu, bukanlah menjadi Raja, tetapi pelayan rakyat, setidaknya bagi para pemilihnya.”

@jalurkanan  15 Jan 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s