Phoenix, Love Garage dan Basah


image dari rajakarcis.com

image dari rajakarcis.com

Phoenix, French alternative rock band asal Prancis sukses menggelar gigs nya Jumat malam kemarin, 17 Januari 2014. Bertempat di EX Plaza, Jakarta, Phoenix berhasil membuat para diehard fans bertahan ditengah guyuran hujan yang sangat lebat.

Bagi saya ini adalah konser pertama yang paling basah diantara konser-konser yang pernah saya sambangi. Hampir disetiap lagu yang membuat tubuh ini ingin bergerak, hujan lebat mengiringi. Sebuah kepuasan berbeda bagi saya yang juga baru pertama kali nonton Phoenix.

Perkenalan saya dengan Phoenix dimulai sejak tahun 2004. Everything is everything adalah hit single pertama yang sampai sekarang masih melekat diingatan. Album Alphabetical membuat saya berpikir, Phoenix banyak mengambil unsur-unsur Jamiroquai dalam urusan aransemen. Dibalut dengan ke genuine-an bermusik dari setiap personil, musik mereka menjadi sangat new wave dijamannya.

Setelah album Alphabetical, saya malah baru mengenal album pertama mereka, United, 2000. Too young jadi hit mereka pada album United ini. Dan malam itu, Too Young dan Girlfriend dibawakan secara medley dengan sempurna.

Kembali ke album Phoenix. Perubahan drastis dari Phoenix terjadi saat album It’s Never Been Like That, 2006, muncul diarena permusikkan dunia. Album ini sungguh berbeda dari album sebelumnya. Cerdas dan visioner. Single pertama It’s Never Been Like That langsung merubah semua pandangan saya terhadap band ini. “Kok beda gini ya?” Ini yang saya ucapkan saat pertama kali mendengarkan albumnya.

Dan yang paling mencengangkan selama mendengarkan Phoenix, adalah album Wolfgang Amadeus. Album dengan hit single Lisztomania ini, berhasil membawa Phoenix pada level yang lebih berkelas. Album ini mendapat penghargaan paling bergengsi di dunia, Best Alternative Album, Grammy Award, 2010.

Love Garage yang digadang oleh Ismaya kemarin adalah kali kedua Phoenix datang ke Jakarta. Sebelumnya, pada tahun 2009 lalu mereka pernah menyambangi Jakarta untuk pertama kali, lewat event BeatFest 09.

Basah dan benar-benar basah menikmati Phoenix kali ini. Ditengah suasana dan cuaca Jakarta yang sedang indah-indahnya. Saya bersama keluarga besar Nufolder (kantor -red) sebelumnya sudah mempersiapkan dengan matang untuk bertemu dengan Phoenix malam itu. “Nufolder Nonton Phoenix” melekat pada sablon dikaos kami! Sudah pasti keren,… lihat penampakannya hei!

Kami suka Phoenix

Kami siap buat nonton Phoenix

Tepat pukul 22.30 waktu Jakarta, Thomas Mars (vocal), Laurent Brancowitz (guitarists), Thomas Hedlund (drummer), Christian Mazzalai (guitarists), Deck D’arcy (bass) dan Jonathan Chavez (keyboards, percussion) mulai memainkan instrumen masing-masing. Entertainment jadi lagu pembuka pada malam itu. As usually, Phoenix hit single dari album terakhir pasti jadi tumbal diawal. Lasso dan Lisztomania jadi jagoan berikutnya. Lalu, supaya lebih afdol, sekiranya silakan cek sendiri setlist mereka di -> sini hei.

Overall, Love Garage, Phoenix editions akan saya ingat sampai akhir hayat. Saya akan ingat betapa basahnya saya dan teman-teman pada malam itu. Coba bayangkan, berapa banyak gadget yang harus bertemu hairdryer untuk dikeringkan? Berapa banyak mobil yang interiornya jadi basah? Terus, ditambah juga dengan melihat mereka-mereka yang sudah tampil sehipster-hipsternya, harus kecewa karena style nya tertutup oleh jas hujan plastik yang malam itu harganya melambung menjadi 50 ribu. Menang banyak calo jas ujan!

Ah, rasanya ingin sekali saya melakuan crowdsurfing agar terlihat Phoenix banget. Loh, eh, maaf-maaf saya masih tebawa suasana senang tiada tara.

Terakhir, mungkin yang bisa menjadi pesan, masukan atau saran bagi pelaksana acara, konser ini harus jadi pelajaran, dan wajib dicatat bahwa menggelar event openair disaat musim hujan itu, sesungguhnya “PR” bagi penonton. Salam dari diehard Phoenix. Saya tunggu tamu selanjutnya dari Love Garage heiiiii!

Phoenix  Jakarta 2014

Phoenix Jakarta 2014. Photo by: Mocu

Video:

@jalurkanan

21 Januari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s