Tertipu dengan yang Namanya Jokowi


Jusuf Kalla berbicara setelah Jokowi diumumkan jadi capres

Jusuf Kalla berbicara setelah Jokowi diumumkan jadi capres. Sumber: TribunNews

Politik yang sulit ditebak. Selalu! Politik itu memang sangat sulit ditebak. Baru sebulan yang lalu saya menulis tentang Jokowi “tidak akan menjadi Presiden.” Tapi, akhirnya berubah lagi alur ceritanya. Ada plot baru yang sedang digarap oleh salah satu partai terbesar di Indonesia ini. Megawati sebagai seorang ibu yang menjabat Ketua Umum partainya, sudah memberi restu pada “Dek Jokowi” (panggilan akrab beliau buat Jokowi) untuk masuk pada bursa calon presiden di Pemilu 2014.

Kena deh!
Saya merasa tertipu setelah mendengar berita ini. What da? Saya langsung bergumam dalam hati, sebenarnya masih banyak PR yang harus dilakukan Jokowi untuk Jakarta. Masih sangat banyak! Coba runut saja secara pribadi masing-masing. Yang saya pikirkan diantaranya; Pola lama yang ada dipusaran Pemprov DKI saja masih belum terlalu signifikan perubahannya, permainan proyek masih terjadi -kasus busway China-, belum terciptanya e-goverment yang memang ingin diusung beliau, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jujur saja, kita baru saja disuguhi segelintir perubahan menuju pemerintahan yang lebih baik tapi tiba-tiba beliau sudah mau pergi lagi menuju kesulitan yang lebih besar. Serakah!

Memahami sebuah sistem organisasi besar sekelas partai itu memang penuh dengan dinamika. Kepetingan demi kepentingan pasti terjadi di dalamnya. Saya tidak mau tahu juga apa yang sebenarnya mereka lakukan, tapi saya ini warga, rakyat, pemimpin tertinggi dalam negara demokrasi. Jadi, wajar saja kalau saya beropini melihat yang sedang terjadi menjelang Pemilu 2014.

Pada sebuah portal berita, saya mengutip ucapan Jokowi yang dengan lantang menyatakan dirinya akan maju pada Pilpres 2014. “Saya telah mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk menjadi capres dari PDI Perjuangan,” Jumat (14/3/2014).

Nah!! ini dia berita yang membuat saya merasa tertipu. Tertipu oleh dinamika politik negara ini. Tertipu oleh terus ditambahnya plot-plot cerita pada wacana politik Indonesia. Belum lagi isu-isu baru yang akan berkembang menuju Pemilu 2014; black campaign, polling mulai berserakan, saling serang retorika antar partai, saling klaim infografis partai dengan tingkat korupsi terendah (korupsi kok bangga), janji palsu yang mulai disuarakan, capres lain yang mulai kebakaran jenggot dan pergi ke Maldives #eh (kenapa ada ini ya?).

Disamping kekecewaan saya terhadap pencalonan Jokowi, saya juga melihat secercah harapan untuk negara ini. Saya setuju dengan apa yang dikatakan Jusuf Kalla tak lama setelah PDIP mengumumkan pencalonan Jokowi. Begini kata beliau, “Menjadi presiden tidak berarti meninggalkan DKI, kalau jadi gubernur di tempat lain, baru mungkin. Justru Jokowi akan dapat lebih cepat menangani soal Jakarta bila dia menjadi presiden.” Kalau secara logika manusia umum seperti saya, ucapan Jusuf Kalla sangat masuk akal. Tapi kalau dari kacamata pengamat politik, wah entahlah.

Dan poin penting saya mengenai hal ini adalah, jika Jokowi jadi presiden, beliau harus benar-benar membuktikan sebuah kerja nyata, buatlah perubahan yang merata dari semua lini; pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masih banyak lagi PR. Pesan ini berlaku bukan hanya untuk Jokowi, tapi untuk semua pemimpin yang ada di negeri ini!

Sambil mendengarkan Help-nya The Beatles, saya berpesan untuk rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negara ini, tidak boleh melewatkan atau acuh pada pergolakan-pergolakan yang sedang terjadi. Melek Politik, itu yang harus kita lakukan menuju Pemilu 2014 yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Jangan lupa hei para wakil rakyat, kami sekarang sudah pintar!

Merdeka!
@jalurkanan 25 maret 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s